Saya Sekarang Adalah Papa Yang Hebat

Saya Sekarang Adalah Papa Yang Hebat – Malam ini, Kamis, 2 April 2020, sekira pukul 20.00, Abang Zaid (panggilan kesayangan anak pertama) udah tidur, capek abis maen seharian. Mama juga cerita, tadi siang, sempet jatuh saat berani untuk belajar jalan.

Menjadi seorang Papa atau ayah adalah keniscayaan yang tidak dapat saya bantah saat ini. Tangis anak, suara gaduhnya, perkembangan anak tiap hari yang selalu bikin saya kagum, adalah hal baru yang harus saya syukuri.

Sekarang, saya mempunyai berbagai perbendaharaan senyum yang dilepas anak ketika saya hendak pergi kerja, selain tawa ceria saat bermain dan bersenda gurau dengan Abang Zaid. Selain itu, ekspresi wajahnya yang manyun, seolah mencegah saya keluar rumah tanpa dirinya.

Menjadi seorang Papa atau Ayah adalah kata-kata yang sering terulang mengudara di telinga saya. Tepatnya, setelah Allah memberikan saya rezeki besar, seorang anak yang saya beri nama Muhammad Zaid Ferdiansyah. Teriring pula doa-doa terbaik dari saudara dan teman-teman.

Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. (QS-Ath-Thur : 21)

Teriring pula, pertanyaan keras yang muncul, “Apakah saya sanggup untuk membesarkan anak saya dan mendidiknya?”

Selain biaya hidup yang harus saya siapkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup anak saya, saya juga harus menyiapkan kemampuan diri saya, untuk bisa mendidik anak saya.

Saya dan istri mulai untuk terus belajar tentang ilmu pengasuhan, baik dari buku, internet, sosial media, bahkan beberapa kali mengikuti pelatihan parenting. Saya yakin, mendidik anak itu ada ilmunya.

Memelihara Ayam saja ada ilmunya, apalagi ini membesarkan anak. Iya betul sepakat, belajar ilmu parenting sangat penting.

Dalam hal ini, yang paling penting untuk dilakukan selain terus belajar adalah Percaya diri.

Menurut Bandura (Sudardjo dan Purnamaningsih, 2003: 68), kepercayaan diri merupakan suatu keyakinan yang dimiliki seseorang bahwa dirinya mampu berperilaku seperti yang dibutuhkan untuk memperoleh hasil seperti yang diharapkan.

Yakinkan diri kita sebagai Papa, “Saya adalah Papa Yang Hebat!”.

Baca juga:

Salam Kenal dari Papa, Ayo Mengasuh!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *