Bagaimana Saya Harus Mendidik Anak?

Bagaimana Saya Harus Mendidik Anak?

Bagaimana Saya Harus Mendidik Anak? – Ada satu pertanyaan penting yang kerap muncul berulang kali di benak saya, “Bagaimana saya mendidik anak saya? Bagaimana saya dapat meyakini, bahwa pendidikan yang saya terapkan adalah pendidikan yang benar?”

Dengan pengkajian sederhana, saya melihat, bahwa kita telah mewarisi praktek pendidikan kurang tepat yang telah mengakar pada tradisi kita, dan menjadi bagian dari lembaga pendidikan di pikiran kita. Bahkan kita berusaha sesuai kemampuan kita untuk menerapkan pada anak-anak kita.

Bagaimana Saya Harus Mendidik Anak?

Jika kita menginginkan metodologi pendidikan yang benar, pertama kali kita harus meletakkan batasan terhadap praktek-praktek pendidikan yang kurang tepat dan menyaringnya dengan baik.

Demikian pula, kita harus membahas masalah kesewenang-wenangan dalam keluarga, ketentuan yang wajib dilakukan, dan hilangnya dialog dalam keluarga. Kita harus mendiskusikan masalah kekerasan terhadap anak, masalah kemanjaan yang berlebihan pada anak, dan fenomena hilangnya keadilan antar anak, dengan lebih mengutamakan salah seorang dari mereka daripada yang lain (pilih kasih).

Singkatnya, kita perlu mengetahui pendidikan yang baik kemudian bagaimana mempraktekkaannya?

Saya percaya bahwa pendidikan yang benar dan tepat merupakan kebutuhan pokok dan prioritas bagi tumbuh kembang anak dalam keluarga. Jika kita menerapkan pola pengasuhan yang diwariskan oleh orang tua zaman dulu, tidak akan tepat dengan zaman sekarang.

Kita harus belajar bagaimana mendidik anak-anak kita dan siap bekerja keras di dalamnya. Demikian pula, kita jangan terikat dengan warisan orang tua dan nenek moyang kita saja. Akan tetapi, kita mengambil yang baik darinya dan meninggalkan apa yang tidak sesuai dengan kondisi dan tuntutan hidup saat ini.

Tinggalkan Pola Asuh Yang Diwariskan Nenek Moyang Kita

Saya beri ilustrasi, bagi saya yang dulu saat masih anak-anak hidup di tahun 1990an, acara televisi tidak terlalu “berbahaya”, paling saingan orang tua saat mendidik kita adalah acara-acara TV seperti Ria Jenaka, Aneka Ria Safari, Album Minggu Kita, Dunia Dalam Berita. Sangatlah tidak terlalu berbahaya.

Lalu bandingkan dengan era sekarang, selain televisi, anak-anak akan sangat dengan mudah untuk mendapatkan informasi dan hiburan melalui internet. Jika tidak disaring, ini akan sangat berbahaya. Apalagi, kita tidak mungkin mengawasi anak kita selama 24 jam.

Jadi kesimpulannya, ketika kita akan mulai belajar parenting atau pola pengasuhan, kita harus mengabaikan, atau meninggalkan terlebih dahulu, pola asuh yang diwariskan oleh orang tua kita, karena akan berbeda dengan pola asuh era sekarang.

Baca juga artikel lainnya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *