Ciri-Ciri Atau Karakteristik Bayi Usia 0-2 Tahun

Ciri-Ciri Atau Karakteristik Bayi Usia 0-2 Tahun

Ciri-Ciri Atau Karakteristik Bayi Usia 0-2 Tahun – Ayah Bunda, sebagai orang tua, tentunya kita harus mengetahui betul mengenai segala hal tentang anak kita, terutama yang menginjak usia Balita. Orang tua harus mengetahui perkembangan balita kita, usia balita kita, dan aspek perkembangan apa saja yang perlu kita tingkatkan pada balita kita.

Pada artikel ini, saya akan menjelaskan mengenai karakteristik bayi pada usia 0-2 tahun. Silahkan dibaca baik-baik oleh Ayah Bunda. Berikut poin-poin pentingnya:

Ciri-Ciri Atau Karakteristik Bayi Usia 0-2 Tahun

  1. Masa bayi ialah masa dasar. Semua ahli psikologi dari beragam aliran memiliki pandangan yang sama, bahwa awal terbentuknya kepribadian terjadi pada masa bayi. Freud dari mazhab psikoanalisis menyebutnya sebagai “periode kritis”, penyesuaian diri yang kurang baik pada orang dewasa selalu berpangkal pada pengalamannya pada masa anak-anak. Locke sebagai inspirator para behavioris menamainya dengan “tabularasa”, anak lahir bagai kertas putih, dia dapat mudah dibentuk sesuai dengan yang diinginkan lingkungannya.
  2. Masa bayi adalah masa perubahan. Secara pesat, bayi tumbuh berkembang dan berubah secara fisik ataupun psikis
  3. Masa bayi ialah masa lepas dari kebergantungan. Seiring semakin dikuasainya beragam kemampuan dan keterampilan, anak mulai lebih menyenangi melakukan segala sesuatunya sendiri. Dengan berkembangnya kemampuan berkomunikasi, bayi sudah bisa menyampaikan kebutuhannya sehingga bisa lepas dari kebergantungan kepada orang lain untuk mengetahui keinginannya.
  4. Masa bayi adalah masa meningkatnya individualitas. Di ujung berakhirnya masa bayi, anak semakin menunjukkan individualitasnya, memperlihatkan bahwa dia berbeda dari orang lain, bahkan dengan kakak-kakaknya. Oleh karena itu, teknik atau metode pengasuhan yang sama (untuk setiap anak) sering tidak mempan atau berjalan dengan baik pada anak.
  5. Masa bayi adalah masa menarik. Anak yang lebih besar dan dewasa senang terhadap bayi karena penampilan fisiknya yang lucu serta menggemaskan.
  6. Masa bayi ialah masa permulaan kreativitas. Orang tua yang secara aktif menunjukkan pada bayi berbagai permainan yang melibatkan objek-objek (benda-benda) akan merangsang sikap dan mental bayi untuk bereksplorasi.
  7. Masa bayi adalah masa berbahaya, terutama berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran fisiknya. Dalam mengenal Karakteristik Bayi 0-2 Tahun, kita harus memantau setiap perkembangan fisiknya.

Sekian sekilas informasi mengenai Ciri-Ciri Atau Karakteristik Bayi Usia 0-2 Tahun. Dengan semakin mengenal karekteristik bayi kita, semoga bisa menambah kasih sayang dan suksesnya dalam mengasuh anak kita. Terima kasih ^_^

Baca juga:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *